Font Size:
Analysis Of The Implementation Of Murabahah Financing At The Multi-Purpose Cooperative Baitul Maal Wat Tamwil (KSU BMT) Usaha Mandiri In Bukit Sari
Last modified: 2026-06-06
Abstract
This study aims to analyze the implementation of murabahah financing at the Multi-Purpose Cooperative Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Usaha Mandiri in Bukit Sari, particularly in terms of its financing mechanism and compliance with sharia principles. The research method used is a mixed-method approach, combining quantitative and qualitative methods. The quantitative approach is applied to analyze the development of murabahah financing based on the cooperative’s financial reports, while the qualitative approach is conducted through interviews, observations, and documentation to obtain an in-depth understanding of financing practices. The results show that murabahah financing at BMT Usaha Mandiri is carried out through systematic stages, starting from financing application, customer feasibility analysis, purchase of goods by the BMT, execution of the murabahah contract, and supervision during the financing period. In general, the implementation of murabahah financing at BMT Usaha Mandiri is in accordance with sharia principles; however, improvements are still needed in terms of supervision and customer guidance to maintain financing quality.
Keywords
BMT, Murabahah Financing, Islamic Microfinance Institution, Mixed Method
References
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press.
Bahjatulloh. (2011). Pembiayaan Syariah dan Manajemen Risiko. UII Press.
Basri. (2022). Transparansi akad murabahah dalam lembaga keuangan syariah. Jurnal Muamalah, 9(2), 113–126.
Dinana, R., & Susetyo, D. (2025). Pembiayaan murabahah dan penguatan UMKM berbasis syariah. Jurnal Keuangan Mikro Syariah, 4(1), 21–35.
Ikhwan, M. (2025). Kepatuhan syariah dalam praktik murabahah pada lembaga keuangan syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 66–80.
Iswari. (2023). Dominasi pembiayaan murabahah dalam perbankan syariah Indonesia. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia, 8(2), 101–115.
Nurhidayah, S. (2023). Kepemilikan barang dalam akad murabahah pada BMT. Jurnal Fiqh Muamalah, 6(2), 90–104.
Putra, A., & Khaer, M. (2024). Pembiayaan murabahah dan kesejahteraan nasabah BMT. Jurnal Keuangan Syariah, 7(2), 120–134.
Putri, R., & Yanti, S. (2023). Penyimpangan akad murabahah dan implikasinya terhadap kepatuhan syariah. Jurnal Akuntansi Syariah, 5(1), 77–90.
Qardhawi, Y. (2005). Fiqh Muamalah. Gema Insani Press.
Rahmawati. (2024). Pembiayaan murabahah pada lembaga keuangan mikro syariah di Indonesia. Jurnal BMT Dan Keuangan Mikro, 8(1), 33–48.
Riski. (2021). Pengaruh pembiayaan murabahah terhadap loyalitas nasabah BMT. Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), 98–110.
Ritonga. (2025). Pengaruh faktor makroekonomi terhadap pembiayaan murabahah. Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer, 11(1), 41–55.
Rohmah, S., & Zuhroh, I. (2021). Faktor internal dan eksternal pembiayaan murabahah pada BMT. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6(2), 70–85.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung,Alfabeta.
Supriyandi, & Anwar, M. (2023). Kepercayaan masyarakat terhadap produk murabahah bank syariah. Jurnal Studi Islam Dan Ekonomi, 8(2), 140–154.
Suryanto, & Hidayat, R. (2025). Margin pembiayaan dan minat nasabah murabahah. Jurnal Keuangan Islam, 9(1), 60–74.
Zulhasida, & Syaputra, A. (2025). Landasan fiqh murabahah dalam praktik keuangan syariah. Jurnal Hukum Islam, 10(1), 25–39.
Bahjatulloh. (2011). Pembiayaan Syariah dan Manajemen Risiko. UII Press.
Basri. (2022). Transparansi akad murabahah dalam lembaga keuangan syariah. Jurnal Muamalah, 9(2), 113–126.
Dinana, R., & Susetyo, D. (2025). Pembiayaan murabahah dan penguatan UMKM berbasis syariah. Jurnal Keuangan Mikro Syariah, 4(1), 21–35.
Ikhwan, M. (2025). Kepatuhan syariah dalam praktik murabahah pada lembaga keuangan syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 66–80.
Iswari. (2023). Dominasi pembiayaan murabahah dalam perbankan syariah Indonesia. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia, 8(2), 101–115.
Nurhidayah, S. (2023). Kepemilikan barang dalam akad murabahah pada BMT. Jurnal Fiqh Muamalah, 6(2), 90–104.
Putra, A., & Khaer, M. (2024). Pembiayaan murabahah dan kesejahteraan nasabah BMT. Jurnal Keuangan Syariah, 7(2), 120–134.
Putri, R., & Yanti, S. (2023). Penyimpangan akad murabahah dan implikasinya terhadap kepatuhan syariah. Jurnal Akuntansi Syariah, 5(1), 77–90.
Qardhawi, Y. (2005). Fiqh Muamalah. Gema Insani Press.
Rahmawati. (2024). Pembiayaan murabahah pada lembaga keuangan mikro syariah di Indonesia. Jurnal BMT Dan Keuangan Mikro, 8(1), 33–48.
Riski. (2021). Pengaruh pembiayaan murabahah terhadap loyalitas nasabah BMT. Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), 98–110.
Ritonga. (2025). Pengaruh faktor makroekonomi terhadap pembiayaan murabahah. Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer, 11(1), 41–55.
Rohmah, S., & Zuhroh, I. (2021). Faktor internal dan eksternal pembiayaan murabahah pada BMT. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6(2), 70–85.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung,Alfabeta.
Supriyandi, & Anwar, M. (2023). Kepercayaan masyarakat terhadap produk murabahah bank syariah. Jurnal Studi Islam Dan Ekonomi, 8(2), 140–154.
Suryanto, & Hidayat, R. (2025). Margin pembiayaan dan minat nasabah murabahah. Jurnal Keuangan Islam, 9(1), 60–74.
Zulhasida, & Syaputra, A. (2025). Landasan fiqh murabahah dalam praktik keuangan syariah. Jurnal Hukum Islam, 10(1), 25–39.
Full Text:
PDF